Listrik Pintar

Inilah inovasi terkini dari layanan PLN yang lebih menjanjikan Kemudahan, Kebebasan dan Kenyamanan bagi pelanggannya : Listrik Pintar – Solusi isi ulang dari PLN !

Dengan listrik pintar, setiap pelanggan bisa mengendalikan sendiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan dan kemampuannya.

Seperti halnya pulsa isi ulang pada telepon seluler, maka pada sistem listrik pintar, pelanggan juga terlebih dahulu membeli pulsa (voucher/token listrik isi ulang) yang terdiri dari 20 digit nomor yang bisa diperoleh melalui gerai ATM sejumlah bank atau melalui loket-loket pembayaran tagihan listrik online.

Lalu, 20 digit nomor token tadi dimasukkan (diinput) ke dalam kWh Meter khusus yang disebut dengan Meter Prabayar (MPB) dengan bantuan keypad yang sudah tersedia di MPB.

Nantinya, lewat layar yang ada di MPB akan tersajikan sejumlah informasi penting yang langsung bisa diketahui dan dibaca oleh pelanggan terkait dengan penggunaan listriknya, seperti :

• Informasi jumlah energi listrik (kWH) yang dimasukkan (diinput).

• Jumlah energi listrik (kWH)) yang sudah terpakai selama ini

• Jumlah energi listrik yang sedang terpakai saat ini (real time).

• Jumlah energi listrik yang masih tersisa.

Jika energi listrik yang tersimpan di MPB sudah hampir habis, maka MPB akan memberikan sinyal awal agar segera dilakukan pengisian ulang.

Dengan demikian, pelanggan secara real time, setiap saat, kapan saja dapat mengetahui secara persis penggunaan listrik di rumah. Jadi, kendali penggunaan listrik sungguh ditangan anda !.

http://www.pln.co.id/blog/listrik-prabayar/

 

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Boncengan Sepeda Motor Bertiga! Ketemu Polisi Langsung Ditilang

Warga yang suka berboncengan menggunakan sepeda motor bertiga atau lebih dan tanpa memakai helm harus meninggalkan kebiasaan tersebut karena Polres Garut tidak segan menilangnya dalam sejumlah operasi di jalan raya.

Sejak awal Januari sampai Februari 2015, Satuan Lalu Lintas Polres Garut sudah melakukan penindakan berupa penilangan kepada 3.494 pengguna kendaraan berbagai jenis. Pelanggarannya didominasi oleh kendaraan roda dua dengan jumlah 2.645 pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Garut AKP Firman Syafrul melalui KBO Lantas Iptu Sofyan mengatakan pada Januari sampai Februari, P
olres Garut melakukan operasi rutin dalam menangani pengendara pelanggar marka jalan, pengendara yang melaju melawan arus, dan angkutan umum di terminal bayangan.
“Selain itu, kami melakukan penilangan terhadap pelanggaran lalu lintas yang kasat mata seperti pengendara yang tidak memakai helm dan kendaraannya melebihi muatan, seperti semotor bertiga orang dewasa,” kata Sofyan, Kamis (26/2).

Di Garut terdapat beberapa titik yang sering digunakan sebagai terminal bayangan atau tempat ngetem oleh angkutan umum, seperti di perempatan maktal, Jalan Dewi Sartika, Bundaran Tarogong, dan pertigaan serta perempatan lainnya. Jika anggota menemukan angkutan umum berhenti di tempat tersebut, akan langsung ditindak.

Maret hingga April, kata Sofyan, jajarannya diperintahkan untuk menindak pengendara yang memacu kendaraan melebihi kewajaran. Selain itu, hal lain yang diperhatikan adalah kendaraan yang yang sembarangan menaikkan dan menurunkan penumpang.

Sementara itu, pada Mei hingga Juni, dilaksanakan operasi untuk menyikapi muatan yang melebihi kapasitas dan mobil berpenumpang melebihi jumlah kursi. Katanya, bus tidak boleh membawa penumpang melebihi kapasitas kursi yang sudah tercantum dalam KIR kendaraan.

“Selama ini yang cukup sering ditilang karena melanggar peraturan lalu lintas adalah anak usia sekolah yang naik motor berboncengan bertiga dan tidak pakai helm,” katanya.

28/02/2015,

http://www.garutkab.go.id/

Cetak, Ida Romlah,Tribun Jabar

Posted in Uncategorized | Leave a comment